Mengundurkan Diri di Borneo Tribune

Selasa, 8 April 2008 lalu saya secara resmi mengundurkan diri sebagai redaktur di Harian Borneo Tribune. Kini, saya tak lagi berstatus sebagai karyawan di surat kabar yang dipimpin oleh bang Nur Iskandar tersebut.

Untuk sementara saya masih menganggur sambil menunggu pekerjaan lain. Tak ada persoalan mendasar yang menyebabkan saya mundur di Borneo Tribune. Saya hanya ingin mencoba karir di tempat lain.

Jadi, sejak pengunduran diri tersebut saya sudah tak berhak lagi mengaku sebagai wartawan di Harian Borneo Tribune.

Untuk teman-teman di Borneo Tribune yang selama ini telah membantu, membimbing dan mengajari, saya ucapkan terima kasih. Jika ada kesalahan mohon maaf yang sebesar-besarnya. Maju terus…


Salam,

Thursday, April 10, 2008 |

6 komentar:

Freddy Hernawan said...

wah, bakal buka perusahaan baru nih. :)

Hidayatullah said...

semoga cepat mendapatkan pekerjaan. berjuanglah, pak!

lamanday said...

Sekarang di tribune pontianak dengan severianus endi kah?

Kalau iya, selamat dan salut y..

Akim said...

terima kasih...terima kasih atas komentarnya...

royghofur said...

dengar2 udah jadi wartawan perusahaan lain..ohya kemaren ada merekomendasi yunior buat wawancara speedyclub,BB kah...

stefanus akim, said...

Ia nih bos ROY...Namanya Danila - anak Yogyakarta - Sekarang kita lagi masa pelatihan dan persiapan. Belum tahu kapan akan launching.

Brand-nya juga belum ditetapkan...

Tks...